Indonesia terkenal dengan keindahan lautnya. Panorama pantai hingga deburan ombak memikat banyak orang, termasuk wisatawan asing. Pun demikian, keindahan di atas tanah juga tak kalah memukau. Termasuk pesona gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Seperti Bromo, Semeru dan juga Merapi.

Selain tiga gunung tersebut, Kelud juga tidak boleh terlewatkan. Gunung berapi yang terakhir meletus pada tahun 2014 ini menawarkan suguhan kawah yang memukau. Lengkap dengan batuan akibat letusan yang menjelma menjadi tempat cantik nan eksotis. Nah, semakin penasaran wajah dari Gunung Kelud ini kan? Hayuk, simak ulasannya berikut ini.

Pesona Gunung Kelud, Berapi Aktif yang Bisa Dijelajahi Hingga Puncak 1
via Instagram/ zanacobhit

Cara Menuju Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung berapi di Jawa Timur yang berlokasi di perbatasan tiga kabupaten yaitu Kediri, Blitar, dan Malang. Untuk sampai di sana, ada banyak cara yang bisa ditempuh. Salah satunya menaiki kendaraan dari kota Malang. Rute perjalanan dimulai menuju Batu – Pujon -Kasembon – Kandangan – Plosoklaten – Ngancar. Setidaknya butuh waktu sekitar 3 jam sampai di lokasi.

Pesona Gunung Kelud, Berapi Aktif yang Bisa Dijelajahi Hingga Puncak 2
Via Instagram / zanacobhit

Sebagaimana fasilitas gunung pada umumnya, di sini terdapat area parkir untuk motor dan mobil. Lalu, perjalanan dilanjutkan menuju loket masuk. Harga tiket masuk Gunung Kelud terbilang masih terjangkau. Per orangnya hanya membayar Rp10.000. Perlu diingat harga tersebut belum termasuk parkir kendaraan loh.

Gunung Kelud Sekarang 2020
via Instagram/ abianofc

Serba-serbi Tentang Sejarah Gunung Kelud

Gunung berapi di Kediri ini termasuk tipe stratovulkan dengan letusan bersifat eksplosif. Seperti lainnya, Kelud terbentuk dari proses subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Selain itu, Kelud yang ketinggian puncaknya mencapai 1.731 mdpl ini termasuk berapi yang aktif meletus dengan rentang waktu antara 9 sampai 25 tahun. Terakhir kali gunung ini memuntahkan laharnya di tahun 2014. Kala itu, letusan tersebut mengakibatkan banyak warga kehilangan pekerjaan dan juga tempat tinggal. Sebagian besar lahan pertanian yang digarap gagal panen lantaran terlibas oleh lahar.

Perjalanan Menuju Puncak yang Menyenangkan

Usai membeli tiket masuk, perjalanan pendakian Gunung Kelud dimulai. Rutenya dimulai dari pos pemberangkatan menuju puncak, dimana nantinya bakal menemukan pos-pos pemberhentian untuk istirahat. Setidaknya jalan yang ditempuh sampai di puncak sekitar 2 km. Jalan satu-satunya menuju puncak terbilang cukup menantang lantaran terus menanjak. Beruntungnya, akses tersebut telah diperbaiki dan lebih rapi dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Ranu Manduro, Pesona Mojokerto yang Indahnya Bak Selandia Baru

Sepanjang perjalanan, kamu akan menemukan banyak pemandangan yang memanjakan mata. Seperti kelokan jalan sekitar area parkir, tebing dengan pepohonan hijau, hingga batuan yang merupakan sisa dari letusan terakhir. Satu lagi, ada kebun nanas di sepanjang jalan. Kebun tersebut milik warga yang dimana mereka juga menjual es olahan nanas untuk para pendaki.

Keindahan Puncak yang Memesona

Pendakian gunung kelud menuju puncak yang menguras tenaga bakal terbayar lunas dengan keindahan alam di puncak. Salah satunya adalah kawah Gunung Kelud yang memiliki warna cokelat keemasan. Sebelum meletus di tahun 2014 lalu, warna kawah ini hijau tosca. Meski terpesona dengan keindahannya, jangan sekali-kali untuk mendekati kawah ini. Ada papan peringatan untuk tidak menerobos batas yang telah disediakan.

Selain kawah, kamu juga bisa berswafoto dengan sudut puncak lainnya. Seperti berlatarkan batuan besar sisa letusan di tahun 2014 lalu. Beberapa batu terlihat eksotis dengan keunikannya tersendiri.

Baca Juga: Kawah Ijen Blue Fire, Tips Seru Mengejar Indahnya Pesona Api Biru

Objek wisata yang buka dari 07.00-16.00 menjadi salah satu tempat yang paling tepat untuk menikmati akhir pekan di alam. Untuk menuju lokasi juga sangat mudah. Menariknya lagi, kamu juga bisa langsung menuju puncak dengan bantuan tukang ojek. Ongkosnya terjangkau sekitar Rp50.000 pulang pergi dari pos pemberangkatan. Bagaimana, makin tertarik untuk melakukan pendakian di Gunung Kelud kan?

Deskripsi
Sebuah gunung berapi di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, yang tergolong aktif. Penasaran? Alamat
Ringinrejo, Karangrejo, Kec. Garum, Blitar, Jawa Timur Kode Plus 3877+XH Bambingan, Sugihwaras, Kediri, Jawa Timur

PIN LOKASI